header besar dan yeyet

Baby Aurel Lahir ini Cara mendidik Ruhiyah anak Sejak dini

7 comments

Ini Cara mendidik Ruhiyah Anak Sejak dini

 

Assalamualaikum worohmatullhi wabarokatuh

Masyaallah Alhamdulilah kita panjatkan fuji syukur atas karunia Allah SWT yang tak terhingga ini , teman mungkin sudah pada tahu ya sosok Atta Aurel pasangan selebritis Indonesia yang sedang berbahagia dengan kelahiran bayinya mari kita ucapkan selamat buat mereka semoga bayinya menjadi anak yang sholehah dan menjadi penyejuk mata bagi ayah dan ibunya.

Kali ini aku akan sharing tentang “ cara mendidik Rububiyah anak dari usi 0 , kenapa demikian ? karena hari ini pasti banyak bayi yang baru di lahirkan di dunia ini dan salah satunya oleh pasangan artis yang ngehitz Atta Aurel yang baru saja melahirkan anak pertamanya di tanggal 22-02-2022 , wah tanggalnya cantik ya Ayah Bunda .

Ayah bunda tulisan aku kali ini resume dari buku  berjudul “ Rumahku Madrasah Pertamaku  “ yang di tulis oleh DR. Khalid Ahmad Syantut . sebenarnya isi dari buku ini cukup banyak namun aku akan focus di bab “ Mendidik Rububiyah Anak dari usia 0 “  .

Baiklah mari kita bahas beberapa hal dari buku ini terutama tentang Bab Mendidik Ruhiyah anak , kenapa saya hanya mengambil bab tentang mendidik Ruhiyah anak dari usia 0 .

Langkah –Langkah untuk  mendidik  aspek  ruhiyah anak  usia 0-2 Tahun


 1. Dikumandangkan Adzan dan Iqomah

Ayah dan bunda ketika bayi baru lahir kedunia ini , dia lahir dalam kondisi suci atau fitrah ,Sunnah bayi lahir yang pertama adalah azan sebaiknya sama orang tuanya di kumandangkan adzan di teliunga kanannya dan iqomah di telinga kirinya .

 Ini memiliki arti untuk mengenalkan bayi kepada Allah SWT dan tugasnya di dunia . hal ini sudah di lakukan di mulai pada zaman Nabi .

 

“ Aku melihat Rasullah Azan sperti azan shalat di telinga Hasan ketika ia dilahirkan oleh Fatumah “ ( HR .Tirmizi )

 

2

 2. Berdo'a

Kelahiran seorang bayi kedunia ini adalah anugrah dari Allah SWT yang tak terhingga , tidak semua orang tua Allah berikan kepercayaan di beri seorang anak , maka atas nikmat itulah sudah sepantasnya kita bersyukur atas karuni Allah SWT yang tak terhingga .

 

Karena Berdoa adalah cara yang telah diajarkan Rasullah dan bersyukur kepada Allah atas nikmat yang ia berikan berupa kelahiran buab hati.

3.Mentahnik Bayi 

3.    Diantara petunjuk Nabi Shallullhu alaihi wa salam pada saat bayi baru lahir adalah mentahnik nya dan di anjurkan agar yang mentahnik adalah orang yang dianggap sholeh .

 Ibunda dari orang yang mukmin ,’Aisyah radhiyallhu’anha , meriwayatkan

 

“ Dahulu , bayi- bayi biasa di bawa ke hadapan Nabi Shallahu ‘alaihi wasallam , lalu beliau mendoakan keberkahan untuk merekan dan mentahniknya “ ( HR.Muslim ).

 


M4.Mencukur rambutnya dan bersedekah dengan perak sesuai timbangan rambut bayi  yang telah di cukur
n

 Memotong rambut bayi selain bermaksud  membersihkan bayi , kegiatan ini juga di atur dengan cermat dalam islam .

 

“ Setiap anak ada aqiqahnya , sembelilhlah aqiqah untuknya dan buanglah kotoran darinya “ ( HR Bukhari ) .

 

Makna buanglah kotoran darinya adalah mencukur rambut bayi , mencukur rambut bayi bisa di lakukan sebelum atau setelah aqiqah .

 5.   Melakukan Aqiqah

 Aqiqah untuk anak laki –laki dengan menyembelih 2 domba dan aqiqah untuk anak perempuan adalah 1 domba .

 

“Dari Aisyah dia berkata Rasullah Shallahualaihi wa salam bersabda “ Bayi laki- laki di aqiqahi dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing “ ( Sahih riwayat ahmad  dan Tirmidzi ) .

 

6.         6.     Memberikan Nama yang baik  dan disukai oleh Allah SWT

 

“ Apalah arti sebuah nama “

 Ungkapan di ini jika di tinjau dari sisi syariat , tidaklah sepenuhnya benar ,Mengapa ? Karena Agama islam memandang nama adalah suatu hal yang penting dan terkait dengan beberapa baik di dunia maupun di akhirat .

 Panggilan nama di dunia adalah panggilan kelak di akhirat sehingga apabila jika ada orang namanya jelek atau kurang indah di dunia maka itulah nama yang ia panggil di akhirat .

 “ Sesungguhnya kalian akan di panggil pada hari kimat dengan nama kalian dan nama bapak-bapak kalian .Maka baguskanlah nama-nama kalian “ ( HR.Abu Dawud ).

 

7.    7. Mengkhitan bayi

 Mengkhitan bayi di anjurkan khitan di lakukan di pekan pertama pasca melahirkan tujuan khitan adalah untuk menjaga agar tidak terkumpul kotoran , juga agar leluasa untuk kencing .

 

“ Rasullah sallahu alaihi wa salam mengaqiqahkan Hasan Husen dan mengkhitan mereka berdua pada hari ketujuh ( setekah hari kelahitannya” ( HR Ath Thabrani ) .

 

Langkah –Langkah untuk  mendidik  aspek  ruhiyah anak  usia 3 Tahun ke atas .

1.    1Memberi Teladan

 Jiwa buah hati ayah dan bunda yang berusia 3 tahun sangat mudah menyerap nilai- nilai yang ia lihat dan dengar , Misal ketika ia melihat kita sholat atau mendengar kita membaca Al-Quran secara otomatis hal itu akan tertanam dalam ruh atau juwanya .

 Hal lainnya ketika di bulan ramadhan ia sibuah hati duduk bersama di meja makan bersama ayah dan bunda untuk berbuka puasa .Lalu mendengar kita membaca doa dan menyaksikan kebahagiaan orang-orang yang berpuasa , maka ia pun akan ikut merasakan kenikmatan dari suasana tersebut .

Ibadah- ibadah rutin yang di lakukan ayah bunda dan disaksikan oleh buah hati tersebut akan diserap oleh ruhnya , disitulah ruhnya akan terus tumbuh dan berkembang.

 2.    Memperdengarkan dzikir-dzikir

 Pendidikan ruhiyah adalah penguatan hubungan antara manusia dengan penciptanya , Allah Ta’ala , maka asma Allah tidak boleh lepas dari pendengaran  buah hati kita . ia harus mendengarkan Ayah dan  bunda ketika

·       zikir pagi “ Asbahnaa wa asbahalmulku lillah

·       dan sore sore “ Amsainaa wa amsal mulku lillah “

·       Ketika Mau makan , si buah hati juga harus mendengarkan Ayaah dan Bunda mengucapkan “ Bismillah “

·       Dan ucapam “ Hamdalah “ Selesai makan .


Ingatlah  bahwa buah hati kita adalah peniru terbaik yang bisa menghafal apa saja yang sering ia dengar dari kita .Maka kita harus sering mendengarkan kepadanya zikir-zikir tersebut .

 Adapun kata yang pertama kali harus Ayah dan bunda ajarkan kepada buah hati saat ia mulai akan berbicara adalah lafadz “ Allah “ .Selanjutnya secara perlahan ajarkan buah hati kita kalimat

·       “ Laailahaillahh “

·       Dan juga ajarkan kalimat “ Muhammadu rasullah “.

 

3.   3.  Menghafal Ayat AL-Quran.

 Ayah bunda tahapan ini pun tak boleh untuk di lewatkan karena buah hati kita pada usia 3 sudah bisa diajari untuk menghafal surat  Al- Fatihah, kemudian ketika sudah berusia usia 4 tahun ayah bunda bisa mengajarinya surat-surat pendek  .

 Lalu setelah ia berusia usia 5 tahun ayah bunda bisa mengikut sertakan buah hatinya untuk program Tahfidz Quran di mesjid yang durasinya 30 menit setelah sholat Ashar . kemudian bisa bertambah 1 jam setelah satu bulan berjalan

   4. Menceritakan Kisah Para Nabi .

 

Nah yang satu ini tahapan yang mungkin banyak di gemari anak anak , anak biasanya senang mendengarkan kisah , ingan yaa kisah bukan dongeng .

 Pertama Ayah bunda bisa menceritakan kisah Nabi ismal dan ibunya Hajar. Ceritakan kebada si buah hati peristiwa memancarkan air zam-zam dari tanah yang dihentak bayi ismail .Cerita itu akan membuat hati ananda dengan rasa cinta kepada Allah SWT .

 Ia akan merasakan betapa besarnya rahmat dan kasih sayang Allah , kemudian Ayh bunda bisa bercerita tentang perjalan hidup Nabi Muhammad Saw , Misal kenikmatan Halimah Sa’diyyah dan keluarganya ketika Muhammad kecil hadir di tengah-tengah  mereka . kisah ini akan menumbuhkan rasa cinta anak kepada Rasullah .

 Selain itu ayah bunda bisa menceritakan salah satu kisah favorite anak- anak , yakni kisanh Nabi Musa, ceritakan kepada si buah hati peristiwa ketika Nabi Musa memukul tongkatnya ke laut.kemudian atas izin Allah terbelahlah laut tersebut hingga bisa di lewati nabi musa dan kaumnya di belakang mereka Firaun dan tentaranya mengejar dan ikut menyebrang .Tapi ketika Nabi Musa telah tiba di tepi pantai .tiba-tiba Allah menutup laut itu kembali , maka tenggelamlah Firaun dan bala tentaranya .

 

5.    5. Melatih Ibadah.

 

·       Mengenalkan Ibadah Wudhu dan sholat


Jika kita cermati , anak anak pasti sangat suka untuk meniru hal-hal yang Ayah bunda lakukan .Mereka ingin terlihat seperti orang dewasa Ketika mereka melihat Ayah Bunda berwudhu dan sholat , misalnya , mereka pun ingin berwudhu dan shalat .

 Hal itu bisa Ayah bunda terapkan ketika mereka sudah menginjak usia 4-5 tahun. Sesuai dorongan fitrahnya anak usia 4 tahun pasti ingin ikur berdiri di samping kita ketika shalat .

·       Mengenalkan Ibadah Puasa


Selanjutnya Ayah bunda bisa melatih mereka Puasa ketika mereka di usia 5-6 , mulai lah dengan menjaka mereka duduk di depan meja makan saat berbuka puasa . begitu pun juga saat sahur libatkan mereka untuk ikut dan sampaikan kepada mereka bahwa dalam makam sahur ada keberkahan .

 

·       Melatih Sedekah

Selanjutnya melatih sedekah  sejak dini harus di latih untuk bersedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan ,Caranya ayah bunda bisa memberikan  sejumlah uang kepada ananda lalu mintalah ia untuk memberikan uang itu kepada orang miskin.

 

·       Mengenalkan Syurga


Berikan pemahamn kepada buah hati Ayah Bunda bahawa syurga adalah tempat yang indah di dalamnya terdapat hal –hal meyenanhgkan , kemudian berikan pemahamn bahwa surge itu di ciptakan untuk orang-orang jujur, taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta patuh kepada Guru dan Orangtua nya .

  Demikian sharing aku kali ini semoga bermanfaat

 

Wassalamualaikum warohmatullhi wabarokatuh .

 

Yeyetkusmiati

Yeyetkus.blogsopt.com

 

 

 

 

Related Posts

7 comments

  1. Masyaa allah.saya setuju banget kalo anak-anak itu peniru terbaik orang tuanya.

    Masih jadi PR untuk Saya mencontohkan kebaikan amalan yang mba sebutkan di atas. Huhu

    Apalagi bagian mengajarkan teladan ya. Rasanya belum benar-benar baik diri ini tuh. 😔

    Barokallah mba Yeyet. Thanks for remind me 😊🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jazakillah khoir mba okta sudah mampir , sama sama kita belajar ini pun remainder juga buat saya semangat...

      Delete
  2. Alhamdulillaah...dapat ilmu lagi..semoga segala yang kita amalkan dan ikhtiarkan menjadikan ladang pahala kita dalam mencetak anak-anak yg sholeh, sholehah, dan berakhlaqul karimah. Karena kewajiban kita sebagai orang tua tak hanya melahirkan dan membesarkan saja..tapi pendidikan ruhiyah seperti inilah yang sebenarnya menjadi peran penting..jazakillaahu khoiro bunda Yeyet atas sharing ilmunya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jazakillah khoir mba eny , ,kita sama sama bellajar jadi ortu yang lebih baik lagi insyaallah

      Delete
  3. MasyaAlloh, PR besar utk saya terutama utk bs lebih sabar dan bs mencontohkan diri sebagai orgtua yang baik yang menanamkan ilmu agama utk anak-anak kita. Aamiin. Jazaakillah khoir diingatkan lewat tulisan ini ya mba 😘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waiyyaki mba etha..sama ini pr buat saya juga...terus belajar insyallah

      Delete
  4. Maa syaa Alloh bun.. Jlebb.. Ada beberapa tahapan yang kami terlewat pada jaman dahulu kala :-(
    Ada saran, masukan untuk yang sudah terlewat juga kah bun ? :-)

    Sehat sehat semua yaa di Semarang

    ReplyDelete

Post a Comment