Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Masyaallah tinggal menghitung beberapa jam lagi kedepan kita akan bertemu dengan bulan pernah berkah, bulan penuh Rahmat dan ampunan, selamat datang Ramadhan 1443.
Karena bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa, maka kita harus mempersiapkan aktivitas amaliyah di bulan penuh berkah ini dengan seksama.
Kemarin dalam kajian tarhib ramadhan yang diadakan di kuttab Al Fatih Semarang . Ustadz Amin LC menjelaskan tentang keutamaan Ramadhan dan kesiapan kita sebagai umat muslim untuk menyambutnya.
Beliau mengisahkan tentang sahabat Umar bin Khattab yang mempersiapkan dan menyambut Ramadhan dengan menyambutnya dengan menyalakan lampu-lampu penerang di masjid-masjid untuk ibadah dan membaca Alquran.
Dan orang pertama yang memberi penerangan di masjid-masjid hingga pada zaman Ali bin Abi Thalib.
Jika para sahabat saja yang ibadahnya sudah tidak perlu diragukan lagi, begitu antusias menyambut ramadhan, bagaimana dengan kita…?.
Seharusnya bulan ramadhan ini kita lebih antusias untuk menyambutnya, agar bisa mendulang pahala yang berlimpah.
Berikut ini penulis akan share persiapan apa saja yang harus dilakukan menjelang ramadhan.
Membuat rencana dan target kegiatan untuk mengisi bulan ramadhan.
Ramadhan bak tamu agung yang begitu dielu-elukan kedatangannya. Kedatangannya membawa berbagai kebaikan, keberkahan, rahmat yang berlimpah, serta ampunan atas segala dosa dan kesalahan.
Setiap amal perbuatan dilipatgandakan pahalanya, ibadah sunnah dipandang nilainya seperti ibadah wajib, ibadah wajib diberikan ganjaran berlipat-lipat.
Segala doa dan munajat pasti didengar Allah. Bahkan, di dalamnya juga terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
Nah agar keinginan kita untuk mendulang pahala yang banyak di bulan suci ramadhan dapat terlaksana dengan baik, kita persiapkan dulu kegiatan yang akan kita lakukan .
Merencanakan buka puasa bersama dengan keluarga
Momen buka puasa bersama adalah, momen yang penting, kamu bisa menggunakan buka puasa bersama ini, agar bisa lebih dekat dengan keluarga.
Di momen ini kamu juga bisa sering berdialog tentang keimanan dengan anak tercinta seputar bulan ramadhan ini.
Misal kamu adalah seorang pekerja kantoran yang pergi pagi pulang sore, kamu bisa menyiasati untuk bisa ibadah sholat tarawih ini dengan meminta waktu jam masuk dan jam pulang di awal, jadi kamu masih bisa buka puasa bareng keluarga di rumah.
Merencanakan ibadah sholat tarawih
Selain puasa yang wajib, ibadah Sunnah yang rutin kita lakukan di bulan ramadhan ini adalah sholat tarawih. Kamu bisa merencanakan kegiatan ini sejak awal .
Kamu bisa mengajak keluarga untuk bisa tarawih bareng di masjid yang terdekat atau kalau tidak bisa ke masjid ,kamu bisa berjamaah shalat tarawih di rumah, jika kamu seorang lelaki dan mampu, kamu bisa menjadi imam untuk sholat tarawih di keluargamu.
Membuat target hafalan atau tilawah Al Qur'an yang akan dilakukan selama bulan ramadhan.
Seperti yang penulis katakan di atas bahwa bulan ramadhan adalah bulan di mana Setiap amal perbuatan dilipatgandakan pahalanya.
Kegiatan murojaah Al Quran jangan sampai ketinggalan, bahkan seharusnya kegiatan ini bisa lebih banyak dilakukan. Seperti yang dicontohkan oleh nabi kita Muhammad Saw dan para sahabatnya.
Ini dia Jibril ‘alaihissalam selalu mendatangi baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di setiap Ramadhan untuk mengajarinya al-Quran.
Pengkhususan Jibril bulan Ramadhan
tentu menjadi sinyal kuat bahwa Ramadhan benar-benar waktu istimewa sehingga ia pantas menjadi waktu tadarus al-Quran.
Amirul Mukminin ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu bagaimana beliau bersama al-Quran di bulan Ramadhan. Dikabarkan beliau menghidupkan seluruh malamnya. Beliau membaca al-Quran di setiap rakaat shalat yang beliau kerjakan.
Ini dia sahabat Ubay bin Ka’b radhiyallahu ‘anhu-, beliau mampu mengkhatamkan al-Quran di setiap delapan harinya. Sementara sahabat Tamim Ad-Dari mampu mengkhatamkannya dalam setiap pekannya.
Semoga dengan kisah dari nabi dan para sahabatnya tadi yang begitu antusias dalam membaca Alquran, kita jadi lebih bersemangat lagi dalam membaca Alquran di bulan suci Ramadhan nanti.
Menargetkan berinfak dan bersedekah setiap hari di bulan ramadhan
Amalan ini juga tidak kalah penting, dengan. Karena salah satu jalan yang di bukaan Allah dalam meraup pahala di bulan ramadhan adalah bersedekah .
Hal ini dicontohkan oleh nabi Muhammad Saw, beliau sangat dermawan di hari hari biasa dan beliau lebih dermawan lagi di bulan suci ramadhan.
"Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al Baihaqi, dishahihkan Al Albani dalam Shahihul Jami’, 1744).
Menjalankan ibadah sholat Sunnah yang lain seperti Dhuha dan qiyamul lail
Keberkahan di bulan ramadhan akan semakin terasa jika kita juga mentargetkan melakukan ibadah Sunnah lainnya di bulan ramadhan seperti sholat Dhuha dan sholat qiyamul lail.
Setiap hari di bulan ramadhan jangan sampai ada yang terlewat dengan kegiatan ibadah, baik ibadah yang berhubungan langsung maupun ibadah yang berhubungan dengan sesama manusia .
Merencanakan untuk I'tikaf di bulan ramadhan.
Ibadah I'tikaf dilaksanakan pada 10 hari terakhir di bulan suci ramadhan, i'tikaf dilaksanakan sambil menjemput datangnya malam lailatul Qadar.
Tentu saja di malam ini semua orang berlomba-lomba untuk bisa mendapatkannya.
Itikaf adalah berdiam diri di masjid sambil melakukan evaluasi dan perenungan diri. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan saat berdiam diri di masjid adalah aktivitas yang produktif, tidak membuat gaduh, namun tetap hikmat dan bernilai ibadah. Misalnya adalah
Membaca Al Qur'an
Berdoa
Mengkaji hadits
Dzikir
Mengkaji ilmu lainnya
Kamu dengan keluarga bisa merencanakan dari sekarang dimana akan melaksanakan i'tikaf nantinya.
Membuat Check list kegiatan di bulan Ramadhan
Nah tahapan berikutnya adalah membuat Check list kegiatan ramadhan yang akan kita lakukan nanti selama sebulan penuh. Contohnya seperti di bawah ini ya.
Kolom amalan, kamu isi dengan amalan-amalan yang akan dilakukan pada bulan ramadhan, dan di kolom tanggal kamu checklist jika amalan itu sudah kamu kerjakan .
Hal ini dilakukan agar kamu, merasa terpantau semua kegiatan kamu dan kamu jadi merasa terpacu untuk segera menyelesaikan semua amalan yang sudah dibuat sebelumnya itu .
Hal ini bisa kita lakukan bersama sama dengan anak-anak kita di rumah, agar mereka semakin bersemangat mengerjakan amalan-amalan di bulan suci ramadhan
Check list ramadhan ini bisa kamu buat di buku binder atau buku tulis biasa , ataupun kamu bisa menulisnya di kertas yang besar seperti kertas karton.
Membuat kolom capaian Ramadhan
Ini adalah kolom terakhir yang harus kamu isi, di kolom ini adalah capaian-capain amalan yang sudah kamu lakukan di bulan ramadhan.
Misal di bulan ramadhan tahun ini kamu sudah melakukan dan terbiasa dengan dengan amalan:
Sholat Dhuha setiap hari
Shalat malam tidak terlewat
Menghafal Al-quran juz 30 dst
Menjadi pribadi yang lebih baik
Capaian-capain itu kamu tulis untuk motivasi agar di bulan setelah ramadhan amalan ibadah itu sudah menjadi kebiasaan , dan akhir setelah ramadhan kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Jangan lupa selipkan doa agar kita bisa dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun berikutnya .
Nah sobat yeyetkusmiati.com itu tadi persiapan Ramadhan yang bisa kamu lakukan, semoga bermanfaat ya
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh



Post a Comment
Post a Comment