header besar dan yeyet

Inspirasi Buku, Untuk Di Baca Orang Tua

Buku inspirasi

 Assalamualaikum warohmatullahi Wabarokatuh.

Kali ini aku akan share tentang Buku inspirasi ,yang kamu wajib punya,kira kira apa ya bukunya dan seperti apa isinya, baik kita langsung aja yuk kepoin tulisan aku di bawah ini.


Kenapa Harus Membaca Buku


Teman, mungkin sudah pada tau dengan pepatah " buku adalah jendela dunia", yupz betul, ibaratnya buku itu adalah sebuah cahaya, jika cahayanya padam coba apa yang kalian lihat? Gelap bukan?


Nah begitupun buku, dengan kehidupan kita sangat erat hubungannya ,jika kita tidak memprioritaskan untuk bisa membaca buku, maka ibarat rumah tanpa cahaya, gelap dan akhirnya kita tidak dapat berjalan sesuai arah yang benar, karena kita tidak melihat adanya petunjuk.

 

Memanfaatkan waktu luang untuk membaca buku


Kebiasaan membaca buku ini telah dicontohkan oleh para ulama pada zaman dahulu, mereka begitu produktif dalam penulisan, salah satunya mereka memanfaat waktu luangnya dengan membaca buku.


Hal itu dilakukan bukan saja saat luang, bahkan ketika dalam menghadiri undangan, saat sedang berjalan bahkan sakit pun sempatkan untuk membaca buku.


Syeikh Islam Ibnu Taimiyah, Ibnu Malik, Adz-Dzahabi dan lain sebagainya, disebutkan sebagai ulama yang ‘gila baca’ buku.


Di antara mereka ada yang tidak pernah lepas dari buku. Ahmad bin Yahya asy-Syaibani yang lebih dikenal dengan Tsa’lab (200-291 H) tidak pernah terpisah dari buku ajarnya.


Ulama yang dikenal ahli dalam bahasa Arab ini ketika diundang untuk menghadiri acara, beliau memberi syarat agar di depan tempat duduknya disediakan semacam meja untuk membaca buku. Beliau tidak mau waktunya terbuang sia-sia.


Imam al-Khathīb al-Baghdady pun demikian. Saat sedang berjalan dia tak lupa memanfaatkan waktunya untuk membaca buku. 


Ulama pakar Nahwu seperti Abu Yusuf Ya’qub bin Kharzad al-Nujayrimy juga melakukan hal yang sama. Dikisahkan bahwa beliau saat berjalan menuju Qarafah, ia memegang buku. Perjalanannya diisi dengan membaca buku.


Sementara itu, ulama lain seperti Ibnu Malik (Ulama Pakar Nahwu) membagi kegiatannya jika tidak shalat, membaca, menulis, maka selebihnya untuk membaca buku.


Begitulah sepenggal kisah para ulama yang sangat antusias dalam  membaca buku.


Dan itu juga sebagai salah satu jawaban atas produktivitas mereka dalam bidang kepenulisan.


Demikianlah para ulama. Mereka bisa produktif menulis dan berbagi ilmu kepada umat karena mereka punya bahannya, yang salah satunya diperoleh dengan rajin membaca buku.


Sebab, kalau sekiranya mereka tak punya bahan, bagaimana bisa menulis dan berbagi ilmu. Seperti ungkapan Arab “Fāqidu asy-Syai` lā yu’thīhi” (orang yang tidak punya sesuatu, maka tak mungkin bisa memberi orang lain sesuatu).


Buku Inspirasi , yang wajib dibaca para orang tua.


Baiklah saat saya sekarang merekomendasikan beberapa buku Inspirasi yang dibaca para orang tua .


  1. Buku Inspirasi, Sirah Nabawiyyah


Buku Inspirasi



Judul Buku : Sirah Nabawiyah

Penulis : Syaikh Syafiyyurrahman Al- Mubarakfury

Penerjemah: Katsir Suhardi

Penerbit : Pustaka Al kautsar

Jumlah Hal : 640 halaman .


Buku karangan Syaikh Syafiyyurrahman Al-Mubarakfury ,ini wajib ada di rumah, untuk rutin di baca .


Karena banyak hal yang akan kita ketahui mengenai kisah hidup rasulullah shallallahu alaihi wassalam.


Dari mulai keluarganya, lalu ketika  beliau lahir ,saat sebelum menjadi rasul , juga ketika beliau menjadi rasul  hingga sampai perjuangan beliau dalam berdakwah ,sampai akhirnya beliau wafat .


Adapun beberapa manfaat kita membaca sirah Nabawiyyah adalah 

  1. Dengan membaca sirah Nabawiyyah, dapat menimbulkan dan meningkatkan kecintaan kepada Nabi dan para Sahabat .


  1. Dengan belajar sirah kita akan memiliki tekad dan motivasi yang kuat.


Karena kita memiliki teladan dan pendahulu yang telah mempersembahkan zuhud (pengorbanan) yang besar berupa tetesan darah untuk menjayakan Islam. 


  1. Mengetahui jalan ideal menjayakan Islam seperti yang ditempuh oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. 


Beliau diutus pada saat manusia berada dalam kondisi kehidupan yang paling buruk. Bahkan lebih buruk dibanding kondisi umat-umat para Nabi selain beliau.


Dengan belajar sirah kita mengetahui bagaimana beliau memulai dakwah, bagaimana berpindah dari satu marhalah (fase) ke marhalah berikutnya. Hingga Allah sempurnakan Dien ini, dan Allah sempurnakan nikmat-Nya kepada kaum Muslimin.


  1. Mengetahui asbab Nuzul kebanyakan ayat dan asbab wurud hadits Nabi, dimana hal ini dapat membantu memahami makna ayat dan hadits serta menyimpulkan hukum dari keduanya.


2. Buku Rumahku Madrasah Pertamaku


Buku Inspirasi



Judul Buku : Rumahku Madrasah Pertamaku

Penulis : Dr. Khalid Ahmad Syantut

Penerbit : Maskana Media | Imprint Pustaka Rumah Main Anak

Jumlah Hal : 184


Buku ini berisi panduan praktis dan lengkap bagi para ibu yang ingin mendidik anaknya dalam pendekatan agama. 


Buku ini berisi pemaparan singkat secara runut dalam kehidupan sehari-hari. Ibaratnya buku ini adalah buku pegangan ibu dan ayah dalam mendidik anaknya.


Pembahasan buku ini mencakup segala aspek kehidupan anak. Mulai dari pendidikan nol bulan hingga anak menuju baligh. 


Mulai dari menyusui hingga pengajaran politik. Ada beberapa poin yang membuat saya kembali berpikir dan hampir mengabaikan aspek pendidikan itu.


Secara garis besar buku ini dibagi menjadi delapan Bab, yakni :

  1. Apa dan Bagaimana Pendidikan Islam itu ?

  2. Mengasah Kecerdasan Ruhiyah Anak

  3. Menumbuhkan Akhlak Karimah dalam Diri Anak

  4. Mengembangkan Jiwa Sosial dalam Diri Anak

  5. Mendidik Anak Agar Cerdas Finansial

  6. Menumbuhkan Jiwa Patriotisme dalam Diri Anak

  7. Memilih Sekolah Terbaik untuk Anak

  8. Menyusun Planning Aktivitas Anak di Rumah


3. Buku Inspirasi Dari Rumah Cahaya.


Buku Inspirasi



Judul        : Inspirasi Rumah Cahaya

Penulis     : Budi Ashari, Lc

Penerbit    : CS Publishing

Jumlah halaman:169 halaman


Walau bisa dibilang tipis, kurang dari 200 halaman, bukan berarti buku ini cocok dibaca sekali duduk. Karena setiap lembarnya harus dimaknai dan diresapi dengan kesadaran penuh.


Sebenarnya bagaimana sih visi misi keluarga dan pernikahan yang sesungguhnya? Mau dibawa kemana sih keluarga kita? Apa saja yang harus diperhatikan agar keluarga kita tidak kehilangan cahaya-Nya? 


Ustadz Budi Ashari mencoba menggali tips dari sebuah konsep, konsep nubuwwah dengan meneladani keberhasilan keluarga Rasulullah SAW, Ibrahim Alaihissalam dan keluarga Imran. Betul-betul eye-opening.


"Ternyata, masa depan yang dipikirkan orang-tua, hanyalah masa kini. Masa depan yang sesungguhnya adalah kebangkitan Islam


Secara garis besar buku ini dibagi menjadi 9 bab judul besar yakni:

  1. Visi keluarga muslim

  2. Melahirkan generasi penegak khilafah

  3. Melahirkan generasi pembuka Roma

  4. Hati-hati dengan pemadam cahaya keluarga

  5. Inspirasi At Tahrim

  6. Menyiapkan landasan untuk turbulensi keluarga

  7. Kesholeham orang tua untuk kebesaran Generasi

  8. Belajar dari keluarga Ibrahim

  9. Belajar dari keluarga Muhammad.



Itulah 3 buku Inspirasi, yang yeyetkusmiati.com rekomendasikan untuk kalian baca, karena dengan membaca buku tersebut, insya allah akan menambah keilmuan kita, agar keimanan kita pun tetap terjaga .


Wassalamu'alaikum warohmatullahi Wabarokatuh



Related Posts

Post a Comment